Langsung ke konten utama

Postingan

Mengajak untuk Mengenal Kristus seperti Teladan Rasul Andreas

Gambar: Catatanseorangofs.wordpress.com D an ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia. ( Matius 4:18-22.) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Di dalam Injil hari ini kita diajak untuk berkenalan dengan Rasul Andreas. Siapa itu Rasul Andreas? Menurut situs Wikipedia.org, Andreas adalah saudara Petrus. Mereka dilahirkan di Betsaida dekat deng...

Mempersiapkan Diri yang Sesungguhnya

"H ati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba. Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!"  Renungan:  Menjadi seorang penjaga menurut banyak orang adalah tugas yang mudah. Mereka hanya butuh berdiam diri dan berkeliling di sekitar lokasi yang dijaganya. Namun, apa benar demikian? Jika memang benar, kenapa mereka harus mendapat bayaran? Karena tugas mereka adalah berjaga. Berjaga dari apa? Berjaga bilamana pemimpin itu datang, atau musuh itu datang. Ketika pemimpin d...

Bertahan tanpa Melawan

T etapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu." (Lukas 21:12-19) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Mungkin kita semua pernah menonton film-film superhero seperti Batman, Spiderman, Superman, Thor at...

Membangun Bait Allah dalam Diri

"A pa yang kamu lihat di situ?akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan." (Luk. 21:6) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Kesan apa yang timbul pertama kali ketika kita melihat sebuah mall yang besar dan megah? Di dalamnya disiapkan begitu banyak fasilitas untuk memanjakan manusia. Di antaranya ada tempat bagi anak-anak untuk bermain, fasilitas bioskop yang begitu megah dan lengkap, ditambah dengan sarana parkir yang luas. Pasti diri kita berdecak kagum akan kemegahan dari mall tersebut.  Hari ini dalam bacaan Injil banyak orang yang berdecak kagum akan keindahan Bait Allah. Bait Allah itu akan menjadi tempat peribadatan bagi bangsa Yahudi saat itu. Namun, Yesus tidak merasakan kekaguman itu sama sekali. Melihat itu, Yesus justru menubuatkan bahwa yang ada dan dipuja-puja pada saat ini akan runtuh. Setelahnya akan terjadi penyesatan, peperangan dan bencana besar....

Memberi dengan Ketulusan

L alu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya." (Luk. 21:3-4) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Apa yang terpikir oleh kita ketika berbicara mengenai memberi? Yang kita tangkap pengertiannya ialah kita memberi berdasarkan yang kita miliki. Itu pun dilakukan dengan hati yang tulus dan juga berdasarkan yang kita miliki.  Hari ini Yesus memberikan pengajaran berkaitan dengan memberi. Ia memberikan contoh seorang janda miskin. Di sini, Yesus memberdakannya dengan pemberian dari orang kaya. Memang keduanya memberi dari kelebihan dan kekurangannya. Namun perbedaannya ialah motivasi dari keduanya. Orang yang kaya cenderung memberi karena saat itu ia berkelimpahan. Namun bagaimana jika ia tidak kaya apakah masih memberi? Berbeda halnya de...

Kasih untuk Memilih

Gambar: suarakatolikhamba2maria K emudian Ia berkata kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?" Mereka tidak sanggup membantah-Nya. (Luk 14:5-6)  Renungan:  Teman-teman, berhadapan dengan seorang yang tidak menyukai diri kita memang sangat tidak nyaman. Di satu sisi kita harus melakukan karya yang positif. Namun, di sisi lain, seperti ada yang mengganjal diri kita untuk melakukannya karena khawatir. Khawatir akan membuat karya kita dihentikan atau kita malah diperlakukan buruk oleh yang bersangkutan.  Yesus hari ini masuk di dalam rumah peribadatan. Di mana banyak orang mengamatinya dengan seksama dalam pengajaran-Nya. Di tengah-tengah kondisi seperti datanglah seorang yang menderita sakit busung air. Busung air itu penyakit apa? Busung air itu dalam arti sekarang ialah Asitesis. Apa itu Asitesis? Asites adalah penimbunan cairan dalam rongga perut a...

Memilih itu Membutuhkan Kasih

D an inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah. (Flp1:9-11)  Renungan:  Teman-teman yang terkasih, seringkali kita mengalami permasalahan dalam hal memilih. Contoh saat kita membeli makanan. Seringkali atau bahkan beberapa orang mengalami kesulitan dalam memilih menu yang akan dimakan. Itu terjadi bukan hanya pada makanan. Ada beberapa orang yang mengalami masalah di dalam memilih. Ada juga seorang teman yang memiliki permasalahan dalam memilih tempat Pendidikan.  Pada umumnya ketika kita berbicara mengenai memilih, maka yang pertama ialah kebutuhan. Kemudian, apakah pilihan itu sesuai atau tidak. Nah, mengapa di dalam memilih itu perlu sedemikian besarnya pertimbangan? Karena di dalam memilih, kita sudah mencura...