Langsung ke konten utama

Postingan

Tandu untuk kita

Gambar: https://teologiareformed.blogspot.com/ P ada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit. Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?" Akan tetapi Yesus mengetahui pi...

Kepemimpinan Berlandaskan Kasih

S etelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ. Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel. Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?" Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" ...

Mengenal Bapa untuk Bahagia

P ada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu." Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya." (Injil Lukas 10:21-24) Renungan : Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Seseorang menjadi bijaksana itu adalah berkat yang dapat diterima oleh banyak orang. Nam...

Mengajak untuk Mengenal Kristus seperti Teladan Rasul Andreas

Gambar: Catatanseorangofs.wordpress.com D an ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia. ( Matius 4:18-22.) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Di dalam Injil hari ini kita diajak untuk berkenalan dengan Rasul Andreas. Siapa itu Rasul Andreas? Menurut situs Wikipedia.org, Andreas adalah saudara Petrus. Mereka dilahirkan di Betsaida dekat deng...

Mempersiapkan Diri yang Sesungguhnya

"H ati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba. Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!"  Renungan:  Menjadi seorang penjaga menurut banyak orang adalah tugas yang mudah. Mereka hanya butuh berdiam diri dan berkeliling di sekitar lokasi yang dijaganya. Namun, apa benar demikian? Jika memang benar, kenapa mereka harus mendapat bayaran? Karena tugas mereka adalah berjaga. Berjaga dari apa? Berjaga bilamana pemimpin itu datang, atau musuh itu datang. Ketika pemimpin d...

Bertahan tanpa Melawan

T etapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu." (Lukas 21:12-19) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Mungkin kita semua pernah menonton film-film superhero seperti Batman, Spiderman, Superman, Thor at...

Membangun Bait Allah dalam Diri

"A pa yang kamu lihat di situ?akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan." (Luk. 21:6) Renungan: Teman-teman yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Kesan apa yang timbul pertama kali ketika kita melihat sebuah mall yang besar dan megah? Di dalamnya disiapkan begitu banyak fasilitas untuk memanjakan manusia. Di antaranya ada tempat bagi anak-anak untuk bermain, fasilitas bioskop yang begitu megah dan lengkap, ditambah dengan sarana parkir yang luas. Pasti diri kita berdecak kagum akan kemegahan dari mall tersebut.  Hari ini dalam bacaan Injil banyak orang yang berdecak kagum akan keindahan Bait Allah. Bait Allah itu akan menjadi tempat peribadatan bagi bangsa Yahudi saat itu. Namun, Yesus tidak merasakan kekaguman itu sama sekali. Melihat itu, Yesus justru menubuatkan bahwa yang ada dan dipuja-puja pada saat ini akan runtuh. Setelahnya akan terjadi penyesatan, peperangan dan bencana besar....