Langsung ke konten utama

Postingan

Menemukan Penyebab Kedosaan dan Pertobatan Total

Gambar : unsplash.com "S iapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. ( Luk 15:4-6 ) Renungan: Teman-teman yang terkasih, berteman dengan orang yang memiliki kesamaan dalam pemikiran dan perbuatan tentu memiliki kenikmatannya tersendiri. Kita bisa mendiskusikan dengan gaya pemikiran yang sama dan penyikapan secara sama juga. Namun, apakah kita akan mendapatkan cerita dari pengalaman yang berbeda? Tentu tidak.  Demikianlah Yesus hadir di dalam dunia ini. Ia hadir bukan hanya untuk orang yang benar. Yesus hadir di dunia ini...

Mendoakan Mereka yang Sudah Meninggal

Gambar: unsplash.com S emua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." (Yoh. 6:37-40) Renungan: Teman-teman yang terkasih, hari ini Gereja merayakan pengenangan arwah semua orang beriman. Di dalamnya Gereja memberikan tempat kepada seluruh umat beriman untuk mendoakan seluruh anggota keluarga atau pun orang-orang yang dikasihi. Di mana di saat mereka meninggal, jiwanya masih belum bersih. Mereka masih berada di dalam purgatorium. Di sana...

Tetap Mewartakan Kerajaan Allah

Gambar : unsplash.com Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.   Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."  (Luk 12:39-40)   Renungan: Teman-teman, untuk mencegah rumahnya mengalami pencurian. Seorang tuan rumah haruslah menjaga kediamannya itu. Atau jika si pemilik rumah memiliki dana yang cukup, tentunya ia akan menggaji seorang pegawai untuk menjaga kediamannya. Upaya itu dilakukannya untuk menjaga terjadinya pencurian dan kehilangan harta benda.   Yesus hari ini mengajak kepada kita semua untuk berjaga. Berjaga yang dikehendaki oleh-Nya bukanlah berjaga ala penjaga rumah kosong. Namun lebih mengarah kepada berjaga bukan sekedar menghindari kehilangan namun menggunakan harta yang juga dimiliki. Yesus menghendaki bagi kita untuk terus menerus mewartakan Kerajaan Allah.   Teman-teman yang terkasih, seringkali semangat kita men...

Jangan Takut untuk Berbuat Baik

Gambar: unsplash.com Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. (Luk 12:5-7) Renungan : Teman-teman yang terkasih, ketakutan dan kekhawatiran adalah dua hal yang sering kali menghantui diri kita. Terutama ketika kita ingin berbuat baik. Ketakutan dan kekhawatiran senantiasa muncul dalam diri kita. “Apakah kebaikan kita akan diterima? Atau justru kebaikan kita ditolak.” Oleh karena memikirkan hal-hal yang demikian, maka niatan akan berbuat baik pun menjadi tertunda atau bahkan tidak terlaksana. Di dalam kutipan Injil hari ini, kita diajak untuk melihat kualitas dari ketakutan i...

Iman yang Diwujudkan

Gambar : unsplash.com Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" (Luk 7:9) Renungan : Teman-teman yang terkasih, apakah tampilan dari seorang yang beriman hanya cukup sampai pada hidup yang dipenuhi dengan doa dan beribadat saja? Jawabannya, tidak. Ketika seseorang beragama dan beriman. Maka tugas utamanya ialah mewujudkan iman yang ada di dalam dirinya. Bukan hanya kepada Allah tetapi juga kepada manusia. Mengapa kepada manusia? Karena bagaimana mungkin kita percaya bahwa Allah itu kasih tetapi kita sendiri tidak menampilkan sosok yang penuh kasih di dalam hidup itu. Itulah yang ditampilkan oleh perwira Roma yang kita baca pada hari ini. Perwira ini sangat mempercayai Yesus. Itu diwujudkan dengan mengutus para hambanya untuk bertemu dengan Yesus. Ia ingin bahwa hambanya dapat disembuhkan da...

Membiarkan Diri Dibimbing Allah

Gambar : unsplash.com "Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." ( Mat 6:1-4) Renungan: Ada tiga hal yang ingin ditekankan oleh Yesus yakni mengenai kewajiban keagamaan, memberi sedekah dan berpuasa. Ketiga hal ini sering dijalankan atau dipraktekkan oleh orang-orang saat itu. Tujuannya ialah pertobatan dan perubahan perilaku baik di dalam kehidupan rohani maupun sosial. Ketiga hal itu ...

Mengosongkan Diri

"I ngatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." ( Mat 6:1-4) Renungan: Ada tiga hal yang ingin ditekankan oleh Yesus yakni mengenai kewajiban keagamaan, memberi sedekah dan berpuasa. Ketiga hal ini sering dijalankan atau dipraktekan oleh orang-orang saat itu. Tujuannya ialah pertobatan dan perubahan perilaku baik di dalam kehidupan rohani maupun social. Ketiga hal itu pada kenyataannya ...