Langsung ke konten utama

Postingan

Percaya berarti Bertobat dan Rendah Hati

Gambar: http://www.kerygmateenz.com “D an engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.” (Mat 11:23-24) Percaya dalam kamus bahasa Indonesia berarti mengakui atau yakin bahwa sesuatu memang benar atau nyata. Untuk sampai pada arti kata mengakui dan yakin itu seorang pribadi harus melewati fase yang namanya kerendahan hati. Karena tanpa melewati fase tersebut, maka apa pun yang dikatakan oleh orang lain atau yang dilakukan oleh orang lain sama sekali tidak akan membuatnya percaya. Itulah yang dialami oleh Yesus pada dua kota yang terdapat di dalam Injil hari ini. Yesus mengutuk Khorazim dan Kapernaum. Mengapa Yesus berbuat demikian? Mengapa ...

Meski Cinta Jangan Buta

Gambar : https://travel.detik.com “B arangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Mat 10:37)                 Sarah mempunyai anjing jenis husky. Ia sangat menyayangi anjing tersebut sampai-sampai ia pun tidak tega mengikatnya. Lalu, ia membiarkan begitu saja di rumahnya. Suatu hari saat Sarah pergi ke sekolah, anjingnya itu menggigit seorang anak kecil. Karena orang tua itu tidak terima, maka ia menghampiri kediaman Sarah. Lalu, orang tua dari anak itu memarahi Sarah. Meminta anjingnya untuk diikat atau dimasukkan ke dalam kandang. Tetapi Sarah tidak percaya bahwa itu adalah ulah anjingnya. Karena terus tidak percaya, maka salah seorang tetangga meminta ia untuk melihat rekaman cctv yang merekam adegan tersebut. Sarah pun akhirnya menjadi percaya bahwa itu ula...

Berdamailah

Gambar:  RMOLJakarta.com S egeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. (Mat 5:25) Kita seringkali mengalami permasalahan dalam hubungan dengan sesama. Di antara kesulitan tersebut berkaitan dengan hidup bersama dengan teman. Kesulitan itu mungkin disebabkan oleh perbedaan kepentingan atau pemikiran. Karena perbedaan tersebut tidak mampu disikapi dengan baik, maka yang terjadi ialah perdebatan dan bahkan permusuhan. Dampaknya, yang teringan ialah kedua belah pihak tidak mau saling menyapa. Yang terberat ialah tidak ingin berbaikan atau berdamai. Yesus di dalam bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk melihat dampak dari permasalahan. Yesus menyatakan bahwa kita harus berdamai dan berbaikan. Hal itu disebabkan demi kebaikan antara diri kita sendiri dan juga orang lain. Sehingga dengan ...

Ketika Kebenaran itu Ditolak

Gambar: http://www.juniperrsearch.com Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. (Mrk 12:10-11) Gita adalah salah seorang siswi yang baik dan periang. Ia punya seorang teman, namanya Dwi dan Astri. Karena Gita adalah salah seorang siswi dengan wajah cantik, maka ia senang sekali mendapat pujian dari teman-temannya termasuk kedua temannya itu. Namun sayang suatu kali ada satu peristiwa yang tidak mengenakkan. Gita bertanya kepada Dwi, “Dwi aku cantikkah dengan make up seperti ini?” Dwi menjawab spontan, “Sejak pertama kali kenal kamu, pertanyaannya sama aja. Ganti pertanyaan lain dong.” Mendengar pernyataan itu, Gita mengusir Dwi dan sejak saat itu ia tidak pernah mau berteman lagi dengan Dwi. Perbuatan seperti itu pun diperbuat oleh Gita sampai ia kehilangan teman terakhirnya, yakni Astri. Yesus di dalam Injil hari ini menekankan bahwa batu yang dibuang oleh tukang bangunan tela...

Kurban Terbaik

Gambar: http://dianweb.org "B erbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila seseorang di antaramu hendak mempersembahkan persembahan kepada TUHAN, haruslah persembahanmu yang kamu persembahkan itu dari ternak, yakni dari lembu sapi atau dari kambing domba.” (Im 1:2) Sapi merupakan binatang yang kerap kali dijadikan sebagai persembahan oleh bangsa Israel. Di samping sapi, kita juga mengenal ada binatang yang dipergunakan sebagai persembahan yakni domba atau kambing. Pada jaman Perjanjian Lama ini segala sesuatu haru menggunakan persembahan. Mulai dari pengudusan diri hingga pada penebusan-penebusan dosa. Kesemuanya membutuhkan hewan untuk dipersembahkan. Di antara seluruh hewan yang dipergunakan yang nikmat itu ialah sapi. Dalam kitab Imamat, Allah menyatakan persyaratan hewan yang dapat dikurbankan, yakni sapi, kambing dan burung perkutut. Jika kita tidak mampu memiliki seekor sapi, maka bisa dipilih alternatif berikutnya yakni kambing. Atau jika tidak ...

Allah seperti apa yang Anda wartakan?

Gambar: kompasiana.com “B arangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." (Yoh 14:21) Di dalam pergulatan hidup ini terkadang kita sampai kepada pertanyaan, seperti apa Allah itu? Ada yang mengatakan bahwa Allah itu galak. Di dalam Perjanjian Lama, terutama dalam kitab Imamat kita melihat bahwa di sana kedua anak Harun mati dikarenakan masuk ke dalam bait Allah dengan keadaan tidak suci. Allah itu kejam, ini adalah gambaran Allah yang dicerminkan saat pemusnahan masal yang terjadi dalam peristiwa air bah. Itu semua gambaran Allah yang nampak di dalam kitab Perjanjian Lama. Melalui Injil Yohanes ini, Yesus hendak menyatakan sosok Allah yang utuh. Di sepanjang hidup-Nya, Yesus mewartakan Allah di dalam seluruh sikap dan perkataan-Nya. Selama pewartaan itu pun, sosok Allah yang diperlihatkan oleh Yesus ialah Allah yang d...

Roti yang Hidup

Gambar: https://i.ytimg.com A kulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” (Yoh 6:51) Renungan: Kita semua tahu apa itu roti. Roti itu ada yang terbuat dari tepung dan ada juga yang terbuat dari gandum. Saat ini ada berbagai macam rasa. Ada yang rasa coklat, strawberry, keju dan mocca. Di balik beragamnya rasa roti tersebut fungsi utama dari roti tetaplah sama, yakni membuat perut kenyang atau hanya mengejar rasa. Itu semua hal yang dapat kita terima dari sebuah roti. Berbeda jika kita menarik makna dari kutipan Injil hari ini. Kita dapat belajar mengenai roti yang dijadikan perumpamaan oleh Tuhan Yesus. Di dalam perumpamaan tersebut Tuhan Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai roti. Roti yang dimaksud di dalam perumpamaan tersebut ialah roti kehidupan. Dengan memakan roti tersebut kita tidak aka...