Langsung ke konten utama

Postingan

Beriman tanpa Munafik

Gambar: https://catatanseorangofs.wordpress.com Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia." (Mrk. 7:6-8) Renungan: Kita seringkali menjatuhkan penilaian berdasarkan pada penampilan lahiriah dan kasat mata. Ketika bertemu dengan seseorang yang memiliki penampilan yang rapi dan parlente, kita langsung terpesona. Sedangkan ketika bertemu dengan seseorang yang berpenampilan biasa-biasa saja, kita cenderung cuek dan mengabaikannya. Tuhan Yesus hari ini mengingatkan kembali pada kita suatu nilai dari apa yang dikatakan sebagai iman. Melalui perjumpaan-Nya dengan para ahli Taurat dan kaum Farisi, Tuhan Yesus mengkritisinya. Tuhan Yesus menyatakan bahwa seringkali mereka be...

Menyingkirkan Luka Batin agar tidak Emosional

Gambar: https://id.wikipedia.org Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia." (Mrk. 6:14) Ketika kita mendapat perkataan yang tidak mengenakan apa yang terjadi? Ada tipe pribadi yang dapat kita uraikan. Tipe pertama menyimpannya dan kemudian mengumpulkannya. Jika suatu saat memungkinkan akan melampiaskan rasa sakitnya. Tipe kedua bersikap cuek dan mengabaikan segala hal yang diiucapkan. Jika ada yang tidak disukainya, maka akan segera disampaikan. Di antara kedua tipe tersebut yang paling berbahaya ialah tipe pertama. Hari ini gara-gara Tuhan Yesus menampilkan diri dan menjadi pembicaraan banyak orang, Raja Herodes bernostalgia dengan pikirannya. Mendengar apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, Raja Herodes langsung teringat pada satu sosok yakni Yohanes Pembaptis. Yohanes Pembaptis pernah dihukum mati karena ...

Mengalahkan Ego di Tengah Kebutuhan Orang Lain

Gambar: pinterest Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. (Mrk 3:10) Renungan: Di dalam kesibukan keseharian, kita sering merasa bosan dan penat. Bagi mereka yang bekerja dan menjalankan rutinitas yang begitu-begitu saja, kebosanan selalu menghantui diri mereka. Oleh sebab itu bagi mereka yang selalu menjalankan rutinitas yang sama setiap hari membutuhkan waktu sendirian untuk memikirkan diri sendiri dan mendengar bisikan Tuhan atas hidupnya. Tuhan Yesus hari ini ingin menyendiri di sela-sela rutinitas-Nya. Namun, di tengah pencarian kesendirian itu, Tuhan Yesus masih mau menyembuhkan orang-orang yang mengikuti-Nya. Ia tidak mau meninggalkan mereka. Itu karena atas dasar gerakan belas kasihan yang ada di dalam diri-Nya. Kita juga seharusnya mampu mengatasi ego diri kita di tengah keinginan mencari kesendirian. Itu harus ada di dalam diri kita karena itu merupakan salah satu ajaran yang di...

Allah menyentuh melalui Pengalaman Mencengangkan

Gambar:kuasadoa.com Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan."  (Luk 5:26) Renungan: Bapak, ibu, saudara dan saudari sekalian. Pernahkah kita bertemu dengan seorang pemuda yang mengalami metanoia yang sangat mengherankan? Seperti misalnya saat seorang yang suka mabuk-mabukan berubah menjadi seorang pastur. Ketika ditanya mengapa ia bisa melakukan itu? Ia menjawab, "kemauan diri sendiri serta dibantu oleh Tuhan." Sering kali kita bertemu dengan pengalaman-pengalaman yang mengagumkan seperti itu. Di dalam bacaan Injil hari ini kita diajak untuk bertemu dengan pengalaman seorang pemuda yang lumpuh. Dikarenakan begitu penuhnya orang, teman-teman yang membawanya mengalami kesulitan. Oleh sebab itu, mereka coba melewati atap dengan membuka atap tersebut. Alhasil, pemuda lumpuh itu pun dapat bertemu dengan Tuhan Yesus. Perbuatan itu membuat Tuhan Yesus merasa ...

BERJAGA-JAGA DAN BERBUAT BAIK SENANTIASA

Gambar:  islamidia.com Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka. (Luk. 12:37-38) Renungan: Bapak, ibu dan teman-teman. Jika kita dalam kondisi waspada tentunya memiliki tingkat kehati-hatian yang sangat tinggi. Ketika melihat gerakan yang sedikit mencurigakan, kita bergegas meresponnya. Menghampiri dan mengeceknya. Apalagi ketika terdengar sedikit bunyi-bunyian yang mencurigakan. Kita akan bergegas menyikapi bunyi-bunyian tersebut. Memastikan bahwa bunyi-bunyian itu bukanlah sesuatu yang berbahaya. Bacaan Injil hari ini mengingatkan kita akan pentingnya sikap berjaga-jaga. Berjaga-jaga terhadap apa? Terhadap datangnya Kerajaan Allah dalam hidup kita. Kerajaan Allah dalam pengertian i...

BIJAK MEMENUHI KEKAYAAN DUNIAWI

Gambar: http://pa-nurulislam.blogspot.com Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah. (Luk. 12:20-21)  Renungan: Bapak, ibu dan teman-teman yang dikasihi Tuhan, Kekayaan merupakan impian yang sering menjadi target utama bagi banyak orang. Dengan kekayaan mereka dapat membeli apa pun. Mulai dari sepatu yang seharga satu jutaan hingga puluhan juta. Bahkan pertemanan pun dapat dibeli. Mengapa bisa dibeli? Karena menurut mereka dengan kekayaan, maka akan ada begitu banyak orang yang senang berteman dengan dirinya. Bahkan sampai ada yang ingin membeli kebahagiaan dirinya sendiri. Entah itu membeli barang-barang yang dekat sekali dengan hobinya atau pergi wisata ke negara impiannya. Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus memberikan nasihat...

Membaca Kitab Suci dan Melaksanakannya

Gambar: http://manado.tribunnews.com Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." (Luk. 11:28) Renungan:  Bapak, ibu dan teman-teman terkasih, di bulan September yang lalu kita sudah menjalankan Bulan Kitab Suci Nasional. Apa tujuan dari diadakannya Bulan Kitab Suci Nasional? Tujuannya ialah agar umat semakin rajin membaca dan menjalankan apa yang diajarkan oleh Kitab Suci. Di samping itu juga agar kita semakin mampu untuk mencintai kitab suci sebagai pedoman kehidupan umat kristen. Dalam Injil hari ini, Tuhan Yesus membalas ungkapan dari seorang ibu yang menyatakan bahwa "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau." Tuhan Yesus membalas ungkapan ibu tersebut dengan menyatakan yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” Tuhan Yesus ingin agar kita rajin untuk membaca, memahami dan melaksanakan apa yang diajarkan oleh Kitab...